Contoh Hukum Archimedes Dalam Kehidupan Sehari-hari : gonel.id

Halo, Teman-teman! Kali ini kita akan membahas tentang hukum Archimedes. Mungkin kalian semua sudah pernah mendengar nama Archimedes di pelajaran Fisika, kan? Nah, sebenarnya hukum Archimedes ini sangat penting dan juga terdapat dalam kehidupan sehari-hari. Mari kita bahas lebih lanjut!

Apa Itu Hukum Archimedes?

Hukum Archimedes merupakan salah satu dari tiga prinsip dasar dalam Fisika, yaitu prinsip kekekalan energi, prinsip kekekalan momentum, dan prinsip Archimedes. Hukum Archimedes menyatakan bahwa ketika sebuah benda dicelupkan dalam fluida (gas atau cairan), maka benda tersebut akan mengalami gaya apung yang besarnya sama dengan berat fluida yang dipindahkan oleh benda tersebut.

Contoh Hukum Archimedes di Kehidupan Sehari-hari

Sekarang mari kita lihat contoh-contoh hukum Archimedes yang sering kita temukan di kehidupan sehari-hari.

1. Kapal Menjadi Tidak Tenggelam di Laut

Salah satu contoh paling terkenal dari hukum Archimedes adalah kapal yang terapung di atas laut. Ketika kapal dimuat dengan barang-barang atau penumpang, berat kapal akan bertambah. Namun, berkat hukum Archimedes, kapal akan menghasilkan gaya apung yang besarnya sama dengan berat cairan yang dipindahkannya dan membuatnya tetap mengapung di atas permukaan laut.

2. Balon Heliumpun Terapung

Begitu juga dengan balon helium. Balon yang diisi helium lebih ringan dari udara, sehingga menghasilkan gaya apung yang cukup besar sehingga balon tetap berada di udara.

3. Mengisi Tangki Bensin Mobil

Ketika kita mengisi bensin ke tangki mobil, kita sebenarnya sedang memindahkan fluida (bensin) ke dalam tangki. Hal ini akan menghasilkan gaya apung pada tangki mobil, sehingga tangki tidak terus tenggelam di dalam tanah atau jalan.

4. Menentukan Berat Benda di Air

Ketika kita menimbang sebuah benda dengan timbangan di udara, berat yang kita ukur sebenarnya adalah berat benda di udara. Namun, ketika kita menimbang benda tersebut di dalam air, berat yang kita ukur akan lebih kecil karena hukum Archimedes menyebabkan benda menghasilkan gaya apung, yang sebanding dengan berat cairan yang dipindahkan oleh benda tersebut.

5. Menggunakan Hidrometer

Hidrometer adalah alat yang digunakan untuk mengukur kepadatan cairan. Prinsip kerjanya bergantung pada hukum Archimedes – semakin padat cairan, semakin banyak berat yang dipindahkan oleh hidrometer dan semakin tinggi hidrometer tersebut akan mengapung di dalam cairan.

FAQ (Pertanyaan yang Sering Diajukan)

Pertanyaan Jawaban
Siapa Archimedes? Archimedes adalah seorang ilmuwan, matematikawan, dan penemu Yunani Kuno yang hidup sekitar tahun 287-212 SM.
Apa itu fluida? Fluida adalah zat yang bisa mengalir seperti cairan atau gas.
Bagaimana rumus untuk menghitung gaya apung? Rumusnya adalah Fapung = ρ x V x g, di mana ρ adalah massa jenis fluida, V adalah volume benda yang tercelup, dan g adalah percepatan gravitasi.
Apakah hukum Archimedes berlaku untuk benda padat? Iya, hukum Archimedes juga berlaku untuk benda padat yang tercelup ke dalam fluida.
Apa bedanya antara massa dan berat? Massa adalah kuantitas materi dalam benda, sedangkan berat adalah gaya yang dihasilkan oleh percepatan gravitasi pada massa tersebut.

Kesimpulan

Jadi, hukum Archimedes sangatlah penting dan sering ditemukan di kehidupan sehari-hari. Baik itu dalam kapal, balon helium, atau bahkan ketika kita menimbang benda di dalam air. Semoga artikel ini dapat membantu meningkatkan pemahaman kalian tentang hukum Archimedes.

Sumber :